Laporkan semuanya, bukan hanya yang berisiko tinggi
Dalam konsultasi atas rancangan, US-ASEAN Business Council, US Chamber of Commerce, dan penyedia teknologi AS meminta Indonesia mewajibkan laporan insiden hanya untuk AI berisiko tinggi. Komdigi menolak dan tetap mewajibkan pelaporan semua insiden.
Kutipan asli
Kutipan asli dalam bahasa Indonesia: “Semua dilaporkan, karena (insiden) yang kecil-kecil pun kalau dibiarkan dia akan jadi besar.”
Terjemahan bahasa Inggris
Everything gets reported, because even small incidents grow big if left alone.
01Lensa keselamatan
| Pelaporan insidenApakah insiden wajib dilaporkan? | Ya |
|---|---|
| Penggunaan yang tidak dapat diterimaApakah ada penggunaan yang dinyatakan tidak dapat diterima? | Belum jelas |
| Model serba gunaApakah model serba guna ikut diatur? | Belum jelas |
| PenegakanSeberapa kuat penegakannya? | Belum jelas |
| Penerima laporanApakah ada badan yang ditunjuk menerima laporan insiden, dan apakah badan itu sudah ada? | Belum jelas |
| Lintas batasApakah sistem atau insiden AI yang melintasi batas negara ikut diatur? | Belum jelas |
| AI garda depanApakah AI garda depan, yaitu model paling canggih dan pengendaliannya, ikut diatur? | Belum jelas |
Dasar nilai-nilai ini
Pelaporan insiden bernilai ya karena ANTARA memberitakan direktur AI di kementerian menyatakan semua insiden wajib dilaporkan menurut rancangan. Naskah rancangannya belum terbuka, dan berita itu tidak menyebut badan penerima laporan serta tidak membahas sistem buatan luar negeri atau model AI garda depan, jadi penerima, lintas batas, dan cakupan AI garda depan tetap belum jelas.
Lensa diperiksa pada · Cara lensa dikodekan
02Dibandingkan dengan Uni Eropa
(dalam bahasa Inggris)
The EU AI Act's serious incident reporting duty sits mainly on providers of high-risk systems and of general-purpose models with systemic risk. Indonesia's draft, as described, asks for reports of all incidents.
03Pendapat saya
(dalam bahasa Inggris)
This is the most interesting decision in the whole draft, and almost nobody outside Indonesia has noticed it. Incident reporting is one of the few tools governments have to learn about AI failures before they become disasters, and broad reporting gives regulators far more signal than a high-risk-only regime. The open question is capacity: who reads these reports, and what happens after one is filed? That is what I will watch once the rule is signed.
04Sumber
- Kemkomdigi jelaskan isi konsultasi dengan AS soal rancangan Perpres AIANTARA, Bahasa Indonesia · Salinan arsip 2026-09-08
Menemukan kesalahan? Laporkan lewat GitHub dengan menyertakan sumbernya, dan saya akan memperbaikinya secara terbuka.
Laporkan kesalahan